Sukses UN Dengan Tips Ini



Artikel Informasi - Ujian Nasional (UN) tahun 2014 akan dimulai di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) pada 14 April 2014. Tentu banyak siswa yang merasa takut dan was-was dalam mempersiapkan ujian maupun saat melaksanakan UN tersebut.

UN menjadi momok menakutkan bagi semua siswa tingkat akhir bahkan guru dan orang tua. Terkadang hasil UN yang diperoleh tidak sesuai dengan usaha yang sudah dilakukan oleh siswa-siswa. Berbagai cara sudah diupayakan sekolah maupun orang tua agar anak-anaknya bisa lancar mengerjakan soal UN, seperti bimbingan belajar (bimbel) yang dilakukan oleh sekolah dan mengikuti bimbel di tempat khusus yang menyediakan paket bimbel untuk UN.

Nah, berikut beberapa tips untuk menghadapi UN:

  1. Awali dengan berdoa

    Kita sebagai umat manusia dalam mengerjakan hal apapun harus diawali dengan berdoa kepada Tuhan untuk diberikan hasil yang baik.Segala usaha kita,kita serahkan,pasrahkan,dan percayakan kepada-Nya,dan iringi itu degan doa sungguh-sungguh.
  2. Persiapan awal yang matang

    Persiapkan kartu ujian dan alat tulis dari malam hari agar tidak ketinggalan. Bawalah alat tulis yang kamu butuhkan seperti pensil, penghapus, rautan, pulpen, penggaris, tip ex, dan jam tangan. Perlengkapan yang Anda bawa ini akan membantu untuk tetap konsentrasi selama mengerjakan ujian.
  3. Tenang dan Percaya Diri

    Yakinkan pada diri Anda bahwa Anda sudah siap untuk mengerjakan ujian dengan baik. Tetap percaya diri dalam menjawab ujian yang Anda kerjakan, karena percaya diri merupakan poin penting dari satu kesiapan dalam UN. Tanpa adanya kepercayaan diri nantinya otak kita akan kehilangan konsentrasi, caranya agar tetap percaya diri yaitu duduk yang tenang dan rileks.
  4. Baca, cermati lalu pahami baru mengerjakan soal

    Tips yang satu ini sangat penting. Luangkan waktu 10% untuk membaca soal-soal ujian secara mendalam, tandai kata-kata kunci dan putuskan berapa waktu yang diperlukan untuk menjawab masing-masing soal. Pilihlah untuk menjaab soal yang mudah terlebih dahulu, barus soal yang tersulit.
  5. Hati-hati dalam mengisi lembar jawaban komputer (LJK)

    Dalam mengisi LJK Anda harus sangat hati-hati, jangan sampai basah, terlipat, kotor dan menghapus dengan baik agar tidak robek. Jika hal tersebut terjadi pada Anda tentu sangat fatal, segeralah meminta kepada pengawas untuk mengganti LJK yang baru.
  6. Sisihkan waktumu untuk memeriksa ulang jawabanmu

    Periksalah jawaban Anda terlebih dahulu sebelum dikumpulkan, hindari keinginan untuk segera meninggalkan kelas setelah Anda menjawa soal ujian. Periksa lagi bahwa Anda sudah menjawab semua soal ujian. Periksa juga kelengkapan daftar nama dan nomor ujian


Itulah beberapa tips yang dapat saya berikan dalam menghadapi Ujian Nasional(UN).Semoga bermanfaat dan semoga anda beruntung.Terima Kasih.

M.Nuh : "Jangan Percaya Isu Bocoran"



Menjelang Ujian Nasional (UN) SLTA yang dilaksanakan Senin 14 April besok, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhamad Nuh melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke 2 sekolahan di Jakarta. Tujuannya tak lain, untuk meninjau sejauh mana persiapan pelaksanaan UN besok.

Nuh mengatakan, sidak ini bertujuan memantau kesiapan sekolah berikut logistik, seperti kecukupan naskah dan instrumen lain penunjang UN besok. Ia meminta kepada para peserta UN agar percaya diri dan giat belajar, sehingga nantinya mendapat kemudahan saat mengerjakan soal UN.

"Kepada adik-adik, persiapkan sebaik-baiknya. Tidak perlu berlebihan. Siapkan dengan wajar dan baik, tak usah percaya terhadap isu bocoran. Berlatih, bekerja yang keras dan jujur," kata Nuh saat melakukan sidak di SMA 70, Jakarta, Minggu (13/4/2014).

Menurut Nuh, bukan hanya ia yang melakukan sidak. Pasalnya, ia juga akan menyebar sejumlah pejabat di kementriannya di seluruh provinsi untuk melakukan sidak kesiapan UN. Misalnya, Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Musliar Kasim meninjau di wilayah Jawa Timur.

"Sebelum hari ini, sudah banyak yang kita terjunkan ke daerah mulai 2 atau 3 hari yang lalu. Pak Wamen di Jawa Timur. Semuanya mengenai kesiapan mulai naskah dan kebocoran. Eselon 1 dan 2 kita sebar," pungkas M Nuh.Berangkat dari rumah dinasnya di kompleks perumahan Widya Chandra, Nuh langsung menuju SMA 70 Jakarta Selatan. Ia beserta rombongan melanjutkan sidak ke SMA 35 di Jakarta Pusat.

UN Mendekat,Distribusi Soal UN DKI Telah Siap



Artikel Informasi - Pendistribusian soal Ujian Nasional (UN) untuk wilayah DKI Jakarta telah memasuki tahap akhir. Dinas Pendidikan DKI Jakarta telah menerima soal UN dari percetakan yang berada di Tangerang yang kemudian akan didistribusikan ke masing-masing sekolah. Soal-soal tersebut diangkut menggunakan 2 truk besar di SMK Negeri 26, Jakarta.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Larso Marbun mengatakan, dokumen negara tersebut akan segera didistribusikan ke 1.615 sekolah dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang terbagi dalam 27 rayon.

"Semua sudah sesuai dengan SOP (Standar Operasional Prosedur). Soal-soal ini kita akan kirim untuk siswa SMA dan SMK sebanyak 119.946 siswa," kata Larso di SMK 26, Rawamangun, Jakarta Timur, Sabtu (12/4/2014).

Larso memastikan, soal-soal UN tersebut nantinya akan segera sampai di seluruh sekolah yang ada di DKI Jakarta beberapa jam sebelum UN tersebut dilaksanakan.

"Nanti hari Senin ini kira-kira jam 5 pagi soal ini sampai. Soal-soal tersebut akan dikawal oleh masing-masing sekolah atau petugas penyelenggara didampingi aparat kepolisian dari perguruan tinggi," tambah Lasro.

UN tahun pelajaran 2013/2014 untuk tingkat SMA/MA, SMK/MAK, dan SMALB akan dilaksanakan pada 14-16 April 2014. Untuk UN SMP, MTs, dan SMPLB dilaksanakan pada 5-8 Mei 2014.

Usaha Distribusi Soal UN ke Daerah di Tingkatkan



Artikel Informasi - Kementerian pendidikan dan kebudayaan sudah menyiapkan sejumlah paket soal UN SMP/MTs, SMA/MA, SMK, program paket B, paket C dan paket C kejuruan dengan mempertimbangkan kesetaraan antarpaket ke daerah Papua.

"Kalau melihat kesiapan dari naskah dan ini berangkat juga dari pengalaman tahun lalu, rasa-rasanya insya Allah penyelenggaraan UN di Papua akan berlangsung serentak," kata Mendikbud Mohammad Nuh di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Kamis (10/4/2014).

Disinggung mengenai pendistribusian soal UN ke Papua, Nuh mengaku pendistribusian dilakukan pada 26 Maret 2014 lalu. Pendistribusian ini melalui beberapa tahap sebelum akhirnya masuk ke kabupaten/kota se-Papua.

Pendistribusian naskah ke kabupaten/kota sudah dilakukan secara bertahap. Tahap pertama akan dikirim ke provinsi, kemudian diamankan oleh pihak kepolisian. Selanjutnya tahap kedua, naskah UN akan didistribusikan ke kabupaten/kota.

"Tahun ini rasanya sudah sangat bagus semuanya, sudah masuk dan masuknya itu tanggal 26 Maret. Itu sudah masuk di provinsi. Tanggal 29 itu terutama untuk yang jauh-jauh. Tanggal 30 Maret-1 April itu jadwal untuk provinsi yang secara umum. Jadi dari sisi naskah, rasa-rasanya sudah lebih bagus," papar Nuh.

Namun jika memang diketahui masih ada naskah UN yang kurang, ia memastikan H-1 sebelum penyelenggaraan UN, naskah soal sudah masuk di kabupaten/kota se-Papua.

"Rasa-rasanya sudah sampai semua. Nanti kami akan kroscek terutama daerah-daerah yang sangat jauh. Karena daerah-daerah yang sangat jauh itu sebenarnya pengirimannya sudah lebih awal," jelas dia.

Tapi untuk daerah-daerah tertentu, sambung dia, naskah UN jauh sebelumnya telah dikirim. Misalnya Sulawesi Selatan (Sulsel). "Sulsel itu ada Pulau Selayar. Itu jauhnya bukan main. Itu harus dikirim lebih awal. Intinya itu aja," ucap Nuh.

Nuh juga mencontohkan daerah Maluku. Untuk menuju ke daerah itu, perlu 38 jam bahkan ada yang kapalnya itu hanya 2 pekan sekali. "Di situlah distribusi lebih awal. Kalau dulu seminggu sebelumnya sudah pusing, bahkan akhirnya kita undur. Dipastikan tahun ini tidak akan terulang," Ucap Mentri Pendidikan itu.